Selingkuh Saat Kenaikan Jabatan | Sex Terbaru
Situs BandarQ

Selingkuh Saat Kenaikan Jabatan

<center>

Saya seorang pegawai negeri sipil kemarin bulan November saya ikut dalam kenaikan jabatan di kota kute, dari sekian banyak orang yang ikut saya tak kenal satu pun dari mereka, maka dari itu saya berusaha untuk kenal sama yang lainnya, saat hari pertama saya duduk di bangku tengah kulihat kanan kiri semua orang pada serius.

cerita sex selingkuh baru, cerita mesum perselingkuhan terbaru, cerita dewasa selingkuh, cerita ML perselingkuhan, cerita ngentot memek wanita bali, cerita seks selingkuh 2018, kumpulan kisah selingkuh

cerita sex selingkuh baru, cerita mesum perselingkuhan terbaru, cerita dewasa selingkuh, cerita ML perselingkuhan, cerita ngentot memek wanita bali, cerita seks selingkuh 2018, kumpulan kisah selingkuh

Tetapi pada pandanganku saat menoleh agak kebelakang ada salah satu wanita yang menarik pandanganku, terlihat cantik dan anggun, saya lihatin dari kejauhan dia membalas dengan senyuman kemudian tak lama dia memperkenalkan dirinya.

Nama aku Dede Ambar, saya guru tari Bali, nama kamu siapa? kok ngeliatin terus sih?”

Saya jadi salah tingkah, lalu saya menjawab,

Maaf ya mbok tut, nama saya ADed, abis ga ada yang dikenal sih
Kini kan udah kenal,emang umur kamu berapa? kok manggil mbok

25 mbok, emang kenapa?”

oh, emang bener kamu manggil saya mbok, umur saya 28.”

Oh…”

Meskipun ia bilang umurnya 28 tetapi ia tidak terlihat setua itu, perawakannya lebih pendek dari saya dan badannya sintal. Semenjak perkenalan itu kami sering ngobrol berdua pada waktu prajabatan selama 2 minggu itu, smsan dan telpon-telponan, ia juga sering ditengok sama cowok yang sama temen-temen saya dipanggil raksasa, Dede bilang sih itu tunangannya, saya kesel juga tetapi apa daya saya cuma bisa senyum, tetapi memang pada waktu itu saya belum merasakan apa-apa.

Pada waktu sehari sebelum penutupan ia bilang begini,

Ded, nanti abis penutupan kita jalan-jalan yuk!?”

ayuk”, kataku dengan senang hati, “emang mau kemana mbok?”

yah, ke bioskop atau kemana gitu.”

oke..”

Saat itu tiba, saya dah siap-siap untuk penutupan dan tidak lupa saya membawa baju ganti, begitu selesai penutupan kami pergi ke bioskop, kami nonton dan sengaja memilih bangku paling pinggir, entah mengapa saya mulai berpikiran kotor, lalu saya memeluk dia, ia tidak menolak.

Lalu saya beranikan diri untuk mencium dia, ia malah menyambut ciumanku dengan hangat. Kami berciuman lama sekali, saya melumat bibirnya dengan penuh nafsu, sesudah beberapa menit ia berkata,
ternyata perasaan gak bisa bohong ya.”

iya…”

Saya tidak ragu lagi untuk memeluk dan menciumnya bahkan saya berani memegang toketnya dari dalam bajunya sementara ia juga memegang dadaku, akhirnya kami selesai nonton film lalu saya berkata,

De..putusin cowok kamu ya, terus nikah ma aku.”

Ga bisa Ded, saya sama dia dah lebih dari pacaran kami dah biasa begituan, tinggal dibantenin aja kami dah jadi suami istri…”

Saya kecewa dan marah tetapi ga bisa apa-apa, akhirnya saya bilang,
“
Terserah.”

Saya tak pernah ngehubungi ia selama beberapa hari, akhirnya saya berpikir normal saya tidak mungkin masuk ke dalam kehidupannya, yah… saya akhirnya menghubungi ia lagi dan kami ngobrol seperti biasa tanpa ada masalah lagi dan pada suatu saat ia mengajak saya makan di ayam wong Solo.

Saya sebagai orang yang lebih miskin dari ia jelas tidak menolak. Kami pergi kesana terus kami memesan meja di tempat bebas rokok yang sepi dan tertutup.

Sesudah selesai makan, saya dan ia yang duduk bersebelahan menumpahkan rasa kangen. Kami saling mencium, saling melumat dan saling memegang. saya berkata padanya,

De, saya pingin buat cupang di leher kamu.”

Coba aja!”

Aku mencoba menghisap lehernya untuk membuat cupang tetapi gagal, ia lalu tertawa sambil berkata,“

He…he…he…bukan gitu caranya, nih saya contohin”, ia mulai beraksi. Entah bagaimana caranya ia mengisap, yang jelas rasanya saya melayang-layang, saya cuma mendesah,

Ah… ah…”

Tuh kan, dah merah”, kata ia sambil menunjuk leher aku.

Dasar… De, kita pulang yuk.”

ayuk.”

Dede lalu membayar makanan sementara saya langsung menuju mobilnya.

Sesampai di rumah, pikiranku kacau karena cupang itu, saya langsung nge-sms dia,

De… saya kepingin cupangnya bukan di leher, saya pingin di dada, saya juga pingin buat cupang di dada kamu.”

Saya kira ia marah, tetapi ia malah ngebalas,
Ded, saya sayang ma kamu, kalau kamu buat cupang di dadaku boleh kok, selain itu sebagai tanda sayang aku, saya pingin 3d.

Apaan tuh 3d?”, balasku.

Diputer, Dijilat terus Dicelupin.”

Hah!! Beneran? Atau becanda nih?”

beneran, masak saya main-main.”

Kapan kamu mau? Tetapi saya belum pernah lho sayang, apa mesti pake pengaman?”

Saya pinginnya ga pake, tetapi kalau kamu ragu lebih baik pake aja, waktunya nanti aja kalau ada kesempatan, gimana?”

Oke deh, met istirahat ya sayang…”

Istirahat apaan saya kan harus nari di Hotel sayang, nanti kalau saya ga balas berarti saya masih sibuk atau ada si ia sama aku.”

Ya deh, met kerja ya sayang.”

Yah, ini adalah jadwal harian dia, ia adalah seorang penari Bali dan kadang ia nari di hotel kadang malah sampai ke luar negeri.

Lama saya menunggu waktu itu, akhirnya saya mendapat kesempatan pelatihan 4 hari. Tetapi karena kecerdikan panitia pelatihan itu hanya 3 hari. Berarti saya hanya punya waktu 1 hari. saya langsung nge-sms dia,

De… besok ga ngajarkan? Kita laksanakan rencana kita yuk?”

ayuk, nanti saya jemput dimana?”

Jemput saya ditempat pelatihan di Jalan Hayam wuruk.”

Oke!”

Besoknya saya sudah menunggu ia di tempat pelatihan. Beberapa menit kemudian ia tiba. saya langsung naik ke mobilnya dan ganti baju di dalamnya. saya yang udah nafsu lalu bilang,

Kita mau kemana? ayuk”, Dede memakai baju yang agak ngepres di badannya, sementara di bagian bawah ia hanya mengenakan kain pantai, ketika saya lirik ternyata ia tidak mengunnakan apa-apa selain kain pantai dan tentu saja cd.

Jangan gitu, kita makan dulu yuk…”

Kami lalu makan, selanjutnya kami menuju bungalow di Kuta, tetapi sebelumnya kami sudah membeli makan siang terlebih dahulu.

Sesampainya di kamar bungalow, ia lalu menutup pintu, saya yang udah nafsu langsung menyerbunya. ia lalu berkata,

Ga jadi ah…”

Terus kita ngapain kesini?”

ngobrol sambil tiduran.”

Enak aja”, saya langsung menyerbu ia berusaha melepas bajunya dan kain pantainya, lalu ia bilang,

Sabar dong sayang.”

Dede lalu mematikan lampu, lalu menutup korden yang tadi belum tertutup, saya memang udah nafsu liat kemolekan ia jadi ga memperhatikan itu. Akhirnya saya menyerbu dia, kali ini saya tidak menemuka perlawanan berarti, ia udah siap.

Saya mencium ia dengan nafsu, lalu melepas bajunya dan kain pantainya, tubuhnya kini hanya ditutupi BH dan CD. ia lalu bilang,

Ded… saya pernah dioperasi di toket dulu ada tonjolannya.”

BHnya saya lepas lalu saya menciumi toketnya dengan lembut,

ehm… ehm…”

Ded… ka… mu… be….bbener lembut… ah ah ahh..”

Desahannya membuat saya bernafsu, lalu saya melepas bajuku dan celana ku sehingga saya telanjang di depan dia, CD diapun kulepas, ia lalu berkata,

Ded… pake kondom dulu ya sayang…”

Dia lalu memakaikan saya kondom, saya yang masih awam langsung saja memasukkan punyaku ke dalam memeknya. Beberapa menit kemudian saya udah keluar, yah karena saya belum pengalaman, ia melepas kondomku dan berkata,

Ga apa-apa kan baru pertama.”

Belum berapa menit nafsuku naik lagi. saya langsung menyentuh toketnya, kali ini ia lebih pintar ia lalu berkata,

Ded… kini kamu di bawah ya, saya yang di atas.”

aku rebah di bawah, ia pelan-pelan memasukkan kontolku ke memeknya,
“
uh… enak sekali…”, saya mendesah.

Diapun mendesah,

Ah… ah… nikmat sekali….ah… ah…”

Goyangannya betul-betul luar biasa, saya sampai merem melek, bodynya yang sintal bergoyang di atasku, saya memegang toketnya sambil sesekali menciumnya,

ah… nikmat sekali rasanya”, ditengah-tengah kenikmatan itu tiba-tiba ia mengejang dan melepaskan memeknya sambil terengah-engah.

Saya belum keluar kok dah selesai De?”

Cape… dan kayanya dah keluar Ded.”

Saya langsung menindihnya dan memasukkan kontolku ke memeknya dan mengocoknya dengan cepat karena tanggung pkirku, akhirnya,

ah…”

Pejuhku tumpah, saya langsung menarik kontol ku keluar dan langsung mengeluarka pejuhku di perutnya. Dede lalu berkata,

Kini gantian, saya yang belum keluar nih.”

Yah…”

Saya lalu memasukkan jariku ke memeknya dan mengocoknya.

ah..ah…ah…ah…”, Dede mendesah keras.

gimana De, enak kan?”

enak banget… ah…ah… ah…”

Tiba-tiba ia memeluk saya erat sekali sambil mencium dada saya hingga cupang.
Kamipun tertidur, dan sorenya pulang.

Kami masih kontak beberapa minggu, hingga ada satu kejadian jelek yang saya dan ia alami. Kami nonton di bioskop berdua dan disudut seperti biasa, selanjutnya kami berciuman, lalu tanganku bergerilya ke selangkangannya, tangan ia pun juga sama. saya memasukkan tanganku ke memeknya dan tangannya juga mulai mengocok kontolku

Ah… ah… ah…” Desahan kami berdua berirama.

Akhirnya tanganku terasa basah dan ia mengejang… saya sama sekali belum keluar tetapi film keburu selesai. Di perjalanan pulang akhirnya kami ribut, karena ia ingin pisah dariku dan kembali ke tunangannya. saya berusaha membela diri tetapi ia sudah berketetapan.

Akhirnya kami berpisah dan saya tidak pernah bertemu dengan ia sampai akhirnya ia menikah dengan tunangannya yang juga penari.

<center>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*