Mahasiswa Dapat Memek Gadis SMA II | Sex Terbaru
Situs BandarQ

Mahasiswa Dapat Memek Gadis SMA II

<center>

Lanjutan Mahasiswa Dapat Memek Gadis SMA

Mandi yang seger n berkualitas pagi itu bener2 bikin kondisi aku jadi fresh lagi. Masalahnya, habis mandi terasa laper banget ni perut. Iseng aku liat ke dapur kali aja ada masakan atau sesuatu yang bisa aku makan. Ternyata di dapur ada si tia brooo. Kayaknya ia juga udah mandi. Dengan hanya memakai Tank top celana jeans selutut si tia asyik memasak.

Begitu ia lihat aku nongol, tia berkata ” Mas, sebentar ya, ini tia masakin buat mas, tunggu aja di meja makan mas”, sebenarnya aku cukup tergiur melihat onggokan daging di dada tia yang mancung dan terlihat sesak di tank topnya, tapi mengingat erut aku laper banget akhirnya aku turutin aja kata-kata tia.

Bengong sambil nungguin masakan aku nyalain sebatang rokok yang aku ambil dari kotak rokok bokap tia yang tertinggal di meja makan. Aku tarik dalam-dalam dan aku hembuskan asap rokok yang aku hisap, pikiran kembali melayang, aku berasa mimpi kali yeee. Dilayani tia luar dalam bro dari kemaren sampai pagi ini.. hahahaha

“Hei mas…melamun aja sihh” tepukan tia di pundak aku menyadarkan aku dari lamunan. Ternyata masakan udah mateng. Dua piring nasi goreng baso boookkk…

cerita mesum perawan sma, cerita sex mahasiswa, mahasiswa vs gadis, cerita dewasa terbaru mahasiswa, cerita kentu gadis abg, kisah panas baru gadis sma, cerita seks memek sma, kisah mesum terbaru, ngentot memek gadis horny, sma horny, gadis sange

Kita makan dengan lahap. Sambil tak bosan aku lirik Tanktop tia yang samar-samar aku baru tahu, ada warna agak gelap dan bulet kecil membekas di tanktop itu, iya betul brooo….tia gak pakai bra…cihuuiii..bikin kontil aku sesak di celana..

Usai makan, tia lagi bersihin meja makan itu. Sambil bersih-bersih ia berkata “mas mau susu, di kulkas ada stok susu instant cair, tia ambilin ya”, aku cuman menganggung. Sebentar kemudian tia udah muncul dengan satu gelas penuh susu.

Sambil berdiri ia berikan tuh gelas. Aku terima gelasnya, aku taruh di meja, langsung aku sergap mulutnya dan aku lucutin tuh tank top dia. Ia sih mau aja aku gituin hehehehe… ” masss, katanya mo minum susu, kok malah ditaruh di meja, ini malah minta susu lainnya..”, aku cuek aja bro….hahaa..tanduk aku udah senut-senut…

Begitu aku buka tanktopnya, tersembullah bukit barisan idaman aku. Montok dan wangi bro, ia habis mandi jadinya wangi banget.. jadi tambah gila aku bro pagi itu. Gak sabar aku buka celana jeans selutut dia, ternyata juga tak pakai CD. sekarang ia full telanjang mannn…Aku pun langsung buka kostum aku dan kita sama-sama telanjang. Aku cium lagi mulutnya, tia cuma bisa merem melek dalam menghayati peran hahaha…

Aku ambil gelas susu di meja, bukan buat aku minum. Aku siram bukit toket ia yang montok itu pakai air susu putih, mulai dari leher aku tuang pelan-pelan, begitu sampai di belahan dadanya langsung aku sambut dengan lidah dan aku ratain di semua sisi dan bidang SEKWILDA ( Sekitar Wilayah Dada ).

Terus aku tuang, sampai mengalir ke perut dan ada yang sampai mendekati mekinya. Semua aku sambut dengan lidah dan aku ratain di semua badan dia. Aku rasain bulu kudu ia meremang bro, sepertinya ia geli ama terangsang gitu. Begitu gelas abis, langsung aku lumat susu yang mengalir ditubuhnya tadi, aku sedot aku telen. Begitulah cara mminum susu cair yang baik dan benar. Aku jilat cairan susu di dadanya, di puyingnya guit sedot kuat-kuat, tia cuma melotot dan mendesah. ” ahhh masss geliii….”

“tia diapain sih mass…enak geli masss…” Lalu ia dorong badan aku dan dengan sigap ia jongkok, ia emut kontil aku, ia peres. Enak bener bro…melayang aku rasanya. Tia menservis aku pagi itu dengan dasyat, Kontil aku di mulutnya berasa seperti di dalem mekinya brooo… uhhhhh sedap ….

cerita mesum perawan sma, cerita sex mahasiswa, mahasiswa vs gadis, cerita dewasa terbaru mahasiswa, cerita kentu gadis abg, kisah panas baru gadis sma, cerita seks memek sma, kisah mesum terbaru, ngentot memek gadis horny, sma horny, gadis sange

Sekitar 5 mennit aku ajak ia berdiri, aku suruh ia menghadap meja dan agak nungging, aku arahin kontil ke mekinya dan aku tekan…blessss..masuk …

“aahhhhhhhhhhhhmass….”tia berteriak.

“enaknyaaa mas ahh ahh”, begitu masuk langsung aku goyang kecepatan tinggi bro, aku pagi itu udah konak abis, mungkin karena habis mandi n sarapan jadinya fit. Aku goyang goyang tusuk tusuk dengan kenceng, tia mendesah gak karuan… “Aduuuh mass inii aappha yanggg masukkk memek tiiaa enaakknyaa…ahhh ahh ma ahhh awhhh”

” mas enaknya awww aw awwwhh aassstttstttt mmass” tia seperti mengigau, mendesah tak terkendali…aku tetep goyang kenceng brooo… slep slep slep…

“ahh mas awaah mass akkhu rasanya mau piiipisss” dan serrrr aku rasa ada yang basah dibawah sana…ia mengejang sambil tangannya mencengkeram tepi meja dengan kuat. Kue berhenti sejenak sambil aku kasih ia kesempatan menikmati orgasme itu.

Setelah ia mulai tenang, aku balikin badab ia telentang di atas meja, aku kangkangin kakinya, aku taruh kedua kakinya diatas pundak aku dan aku tosooookkkkk lageeeee…. goyang kenceng aku lanjutin…tia mulai mendesah lagi…

‘mas mas mas ahh ini gaya baru masss enaknyaaaa” tia selamya berhubungan bdan lebih sering nerancau tidak jelas broo, ia seperti fly gitu.

‘Mas aaaaaaaaaaahhh ini maass itilku kegesekkk enkkk ahahhhwww “. ” aku mmmoo pipiiis lagiii masssm”

mendengar itu aku genjot habis2an tuh meki, mani aku udah berasa diujung broooo…sekitar 10 tusukan terakhir aku bobol juga crott///crott aku sembur mekinya tia dengan deras…bersamaan itu tia juga mengerang hebat…kita sampai bersamaan… nikmatnya dunia…

pagi itu jadi awal hari seks di rumah kos aku. Sampai malam kita berperang terusss…mantap broo..

Setelah kejadian pertempuran aku dipagi yang cerah itu dan aku berhasil mengecrotkan amunisi aku ke dalam mekinya membuat kita hari itu seperti keranjingan maen. Selepas bertempur, si ita bilang mo mandi lg, biar tetap wangi katanya.

Aku iyakan aja. Lalu aku tunggu sambil rebahan di kasur depan tv sambil menonton acara musik. Melihat penyanyi di tv itu cuma memakai rok mini diatas lutut dan atasan kaos ketat yang membuat gunungnya nyeplak abis, aku jadi konak lagi.

Berasa keras barang aku yang cuma tertutup cd (stelah crot tadi aku cuma menutup tubuh dg cd doang). Namun lama kelamaan aku berasa ngantuk dan akhirnya tertidur. Kayaknya karena capek setelah olahraga pagi hehehe..

Aku terbangun saat terasa ada benda dingin menyentuh barang aku di dalem cd. Saat aku buka mata terkaget aku melihat ada tia bak bidadari dengan pakai sejenis kemben terusan hingga paha berwarna putih tapi tembus pandang. Terlihat samar kedua toketnya yang wah membulat indah dg puting kecil merah muda dibalik kemben itu.

Bulu rambut yang indah juga terlihat berkumpul dipangkal paha yang masih tertutup kain terusan kemben tadi. Terlihat sedikit lembab daerah itu karena pengaruh cairan nafsunya yang mulai keluar dari sang meki tersayang.

Lebih terkaget-kaget lagi sewaktu aku lihat apa yang dilakukan tia pada barang berharga aku yang msh terbungkus cd. Tia sedang memegang sebatang es batu sepanjang kira-kira 30cm dan bulet. Pernah lihat/beli kan gan, es batu lonjong dengan plastik bulet panjang seperti es mambo jumbo?. Ia masukin tuh es ke dalam cd aku bro, bersentuhan ama kuntil aku, pantesan dinginnya minta ampun.

Sambil meringis menahan dingin di helm kuntil aku bertanya, “tia,apaan sih, dingin nih,ada-ada aja kamu ini”. Tia menjawab,”ditahan dikit sayang, ini lagi terapi kontol, resep leluhur,bisa bikin kontol tahan lama tusukannya”.

Mendengar itu aku pasrah, atau lebih tepatnya penasaran,aku turutin aja maunya tia. Saat ia mencoba menarik cd untuk meloloskan dari badan aku pun aku nurut.

Bbrrrr…dingin gila bro, sampai menyusut mini kuntil aku. Seperti mati rasa kuntil aku karena dingin es itu. Ia kompres kuntil, lalu telor aku, trus lubang pantat aku juga kena serangan senjata dingin tia. Masih terus ia ngerjain ritual aneh itu.

Sambil aku lihat dadanya bergoyang indah saat ia gerakkan tangan yang memegang es. Dalam hati aku konak banget melihat ita yang superseksi, tapi my kuntil berasa tebel mati rasa, ga bisa di ajak berdiri. Jadinya hanya membuat badan aku panas dingin ga karuan. Namun jauh di dlm perasaan aku terasa sebuah ganjalan aneh tapi nikmat dan misterius, aku mulai berpikir pada kata-kata ita tentang usaha membuat kuntil tahan lama nge-sex.

Dengan masih menggosok kuntil dengan es, tia menyorongkan badan ke depan aku yang sedang telentang dan mencium mulut aku, ia mainkan lidah aku. Aku pun menyambut hangat, aku balas sedot lidah dia. Dengan tdk menyia-nyiakan waktu aku tangkap bukit toketnya yang terlihat menggantung diatas dada aku.

Aku remas-remas kenceng dari luar pakaian ia dan aku tarik-tarik putingnya (pelampiasan terhadap penganiayaan kuntil aku hahaha). Sembari tetap berciuman dengan aku tia mulai mendesah menerima perlakuan di toket montoknya, “mmhfff…ehhhmm ehh ehhh”. Segera pula aku julurkan tangan ke bawah menuju rok pendek terusan.

Aku singkap rok nya dan aku raba mekinya. Sambil terus saja beradu mulut aku gesek itil mekinya dengan jari tengah aku. Reflex tia menggelinjang dan mendesah lagi dalam mulut aku, “ehhhffff….”. Aku gesek kenceng tuh itil sampai kaki ita meronta-ronta, sambil aku gesek dg jari telunjuk, aku kocok dan tusuk lubang mesumnya ia dengan jempol aku, itu jg dengan kenceng dan berirama.

Tia terlihat kelojotan dan kakinya menjejak-jejak seperti menendang angin. Tak berapa lama kemudian tia mengejang, sepertinya ia orgasme, ia jepit kuat tangan aku dengan kedua pahanya. Bibir aku digigitnya dengan keras.

Tangannya menekan kuat es batu ke kuntil aku. Matanya terpejam, terlihat mengernyitkan dahi, dan disela gigitan tia mendesah lepas, “ehhhhhmmm…maf afu kelufaaalll ehfff…hfff..”. Bukan aku kesakitan menerima tekanan es keras di kuntil aku dan menerima gigitan kuat di bibir aku, tapi malah aku asyik menikmati roman wajah tia yang sedang menikmati orgasme. Sungguh cantik kau tia…

Masih juga kuntil aku susah berdiri bro karena terlalu dinginnya, tapi tiba-tiba tia mengambil posisi 69 dan meng oral punya aku, begitu si mungil yang pucat pasi kedinginan masuk ke mulutnya langsung terasa perubahan suhu yang sangat drastis, yang awalnya dingin mengkerut kemudian berubah menjadi hangat-hangat kuku.

Aku yang merasakan perubahan yang signifikan dan mendadak pada perlakuan kuntil aku jadi seperti mengalami sensasi aneh, agan-agan dan sista-sista bisa bayangin seperti saat tangan kita kedinginan lalu kita celupin di air hangat, pasti berasa semacam rangsangan pori yang membuat merinding bulu remang kita. Itulah yang aku rasain saat itu, dan lambat laun namun pasti kuntil aku mulai menggeliat berkembang membesar. Tia memang paling tahu bagaimana memperlakukan kuntil dengan nyaman hahaha.

Sesaat aku berpikir dan mencermati perlakuan teknik es batu tia ke aku, dapat ilmu dari manakah ia tentang cara itu? Tapi sejenak kemudian aku udah lupa lagi pada pikiran itu, dan malah terpana memandang belahan meki yang menganga di depan hidung aku. Dengan sigap aku sambar mekinya dg bibir aku, aku korek-korek liangnya dengan menjulurkan lidah. Sisa air kenikmatan orgasme tia aku sedot habis. Tia kembali mengerang tuk kesekian kali.

“aghhh mass ahhwh mass enaknyahh mass”, ita mendesah dan mengigau layaknya orang fly seperti waktu-waktu sebelumnya. “masss ahh memekhh tia geli nikhmathh ahh aw awh aduhhh benher bener gila mass awhh aw…”.

Disela percumbuan aku dg meki seksi, aku juga mendesah, ” tiaaa kontolku ngilu, kamu tau banget manjain adik akugg ahh”.

Aku sedot terus meki cantik dengan birahi tinggi sampai daging glambir di sisi rongga meki tia ikut terbetot isepan aku.

Tia terangsang hebat, pinggung ia goyangkan mengikuti irama cumbuan aku di mekinya. Mendapati tia menggoyang pinggul membuat aku gelagapan hilang napas, hidung aku tersumpal bulu jembi dia. “mass ahh ah ahw ahh” tia terus merancau dan merancau.

Merasa telah menguasai keadaan dan kuntil jg udah kembali prima,aku langsung ambil alih permainan. Aku udahin urusan kulum mengulum barang antik. Aku tarik tia dan aku telentangin dia. Aku sekarang dalam posisi duduk, kebalikan dari awal aku di garap tadi.

Tia sepertinya kecewa karena aku menyudahi oral aku, aku udah tahu kalau ia hampir nyampai lagi. Tapi sengaja aku mainin ia agar makin blingsatan menahan nepsong yang di ubun-ubun hahaha.

Aku kangkangin meki tia selebar mungkin dengan cara menarik kesamping kedua kakinya. Dengan posisi lutut tia agak ditekuk mirip wanita nglahirin, tak lupa aku ganjal pantatnya dengan bantal. Begitu menganga dan merekahnya meki tia cantik saat itu.

Mulai lagi aku kobok-kobok daerah merangsang itu dengan jari-jari aku. Jari tengah aku masuk dan beraksi, menggelepar tia dibuatnya. Aku tambah lg menjadi 2jari, semakin kesat dan sempit terasa. “auwhhhh auwwh auhh” tia berteriak menikmati.

Merasa kurang, aku tambah sekarang menjadi 3jari mengobok kedalaman lobang surga tia. Tia mendelik dan mendesah tertahan, “hhhkkggg..auggrrhh.. Ahh mass lanjutinh yhang dhalemmm hmmm”. Dengan coba-coba aku masukin 4jari skaligus.

Tia mendongak keatas, diangkatnya paha tinggi-tinggi, mendesis tia menerima kenikmatan itu. “sssshhmmm masss aduhh tia ga tahannn minta lg mass minta lg ahwh awhh”.

Tia seperti sedang merasakan kuntil bule yang besar, ia menggeliat, merancau, mendesis tidak karuan. Dan aku suka ngeliat itu. Geliat gadis cantik lg telanjang sambil mendesah dan erotis sungguh pemandangan yang memukau.

Dengan kocokan 4jari yang begitu kesat dan padat di mekinya membuat tia tidak dpt bertahan lebih lama lagi, ia menggeliat dan mengerang “auhh auh mas auhh eee.. ee..ehh awh aku mauh keluar lg mas auhh awh awgh..aaaaaahh”.

Tia mencapai orgasmenya kembali, terasa tangan aku dilumasi cairan hangat dan cukup deras. Aku tarik tangan aku perlahan. Tia terkulai lemas tanpa daya. Dinginnya ruang ac tidak mampu membendung deras keringat kami yang sedang olahraga siang. Aku lirik jam dinding sudah jam 11 siang.

5 menit istirahat, tia sudah mulai meremas-remas kembali kuntil aku. Gila ni cewek napsu ga putus-putus. Aku pun berkata “sayang, es batu nya masih ada di kulkas, ini yang tadi udah mencair, aku mau lagi dong sayang”.

Mendengar itu tia langsung berdiri beranjak mengambil es lagi. Begitu sampai, tia langsung memegang kuntil aku dan bersiap mengompres dg es. Buru-buru aku tahan tangannya dan aku minta tuh es batu. tia jadi terbengong tentang maksud aku yang ga jelas itu.

Saat es udah aku pegang, langsung aku kupas plastiknya. Aku telentangin dia. Aku jilat dan aku kasih ludah es nya dan segera aku tusukin ke meki dia. Tia membelak terkejut dan bergidik. Perlahan aku dorong masuk es batu itu ke mekinya dan perlahan pula es itu ditelan hingga separoh. Tia melotot dan menggigit bibir nya. Namun ia sepertinya suka dg aksi balas dendam aku. terlihat ia mulai mendesah.

Bayangin bro, es sedingin itu dengan panjang 30cm dan diameter segede botol lasegar ditelan mekinya hingga separo. Sensasi luar biasa buat dia. “auh mas dingin ngilu tapih enakhnya ga ketulunganh mass ahw ahmmm ehmm” tia merancau dg ganas.

Setelah aku kocok beberapa kali aku jadi terangsang juga, akhir aku buang tuh es batu dan aku tusukin kuntil aku ke mekinya. Tia tersenyum manja dan merangkul aku. “nahhh ini yang favorit tia, biar pakai apa aja,tetep kontol mas paling anget, paling ok”.

Mendengar itu aku ga sabar menggoyang mekinya, 5menit aku tusuk dg gaya konvensional. Aku ga kuat bro, enak bener. Aku pun ngecrot di mekinya. Tia tersenyum genit pada aku. Ok cintaku tia yang mantap.

Setelah pergumulan perang es batu yang seru, menegangkan, dan menggairahkan akhirnya kami tertidur di kasur depan tv karena kelelahan. Saat aku terbangun, jam menunjukkan pukul 2 siang. Kriuuk..bunyi perut aku yang keroncongan. Aku lirik tia masih tertidur pulas. Aku gendong cewek pujaanku itu ke kamarnya dan aku selimutin dia. Tak kunjung bangun juga ia meskipun terguncang dalam gendongan.

Sepertinya ia sangat lelah. Aku segera beranjak ke kamar mandi untuk bersihkan badan kemudian berpakaian. Dalam kondisi kelaparan aku buka lemari es keluarga tia. Ada mie instan rebus disana. Segera aku ambil dan aku nyalain kompor untuk memasak mie tersebut.

Tak lupa aku tambahkan telor. Setelah matang, aku segera melahap hidangan itu dengan semangat. Aku liat di magicom ada nasi matang yang disiapkan tia. Aku ambil aja dan aku makan nasinya dengan mie buatan aku. Tak lupa aku sisain sebagian mie buat cintaku tia.

Kenyang sudah perut aku terganjal mie dan nasi. Segera aku meluncur menuju kamar tia, aku intip ia masih saja tidur pulas. Merasa tak tega akhirnya aku biarin aja ia tetap tidur. Sambil duduk-duduk di tepi ranjang tia aku iseng buka lemari buku tia,mencari-cari bacaan apa aja yang bisa dibaca daripada bengong. Tiba-tiba pandangan aku tertuju pada sebuah album foto di tumpukan buku-buku.

Aku buka tuh album, foto tia dengan berbagai gaya dan dandanan yang cantik menghiasi halaman demi halaman di album itu.

Semakin ketengah halaman itu, foto tia terlihat makin seksi. Ada foto tia yang lagi pakai rok panjang tapi diatasnya ia cuma pakai baju hem tanpa di kancingkan dan di dalam hem itu tanpa bra sama sekali mempertontonkan belahan dada yang mulus putih dan sebagian bulatan toket yang tertutup putingnya oleh hem.

Foto yang lain lagi aku liat tia berpose layaknya pendekar dengan atasan hanya bra berbahan seperti besi, bawahan cd yang berbahan serupa dengan bra lengkap dengan sepatu bot tinggi hingga lutut dan memegang sebilah pedang. Hehehe ada-ada aja nih cewek.

Foto berikutnya lebih hot lagi, dada tia hanya dililit semacam pita hitam hingga pusar namun putingnya menyembul di sela pita, bawahannya ia pakai g-string yang mempertontonkan bulatan pantat yang padat dan bergizi hahaha. Semakin aku buka kebelakang tuh album semakin dibuat konak aku melihatnya.

Foto mulai terlihat hot. Dada dan meki tanpa penutup namun berpose menyamping sehingga permukaan depan tubuh hanya samar terlihat. Berbagai gaya yang bikin jakun naik turun diperagakan tia dalam foto. Terakhir aku tercengang dan konak abis.

Foto tia lagi masturbasi..gila bro..seksi n hot abis-abisan. Meki yang merona kemerahan, puting yang tegang, bibir yang menganga sensual dalam pengaruh erotis begitu luar biasa. Aku yakin ia bikin semua foto ini di kamar dengan bantuan kamera digital ber timer. Semua latar yang ada di foto adalah dinding kamar tia.

Aku tutup album dengan gemetar menahan gejolak kawula muda. Aku lirik tia sudah mulai siuman dari tidurnya hehehe.

“sayang, mandi sana gih, trus makan, aku sudah bikin mie buat kamu” aku bangunin tia sambil aku remes dadanya. Tia merajuk manja, namun akhirnya bangun juga ia dan berjalan menuju kamar mandi. Aku tunggu tia di meja makan, kemudian tak seberapa lama aku lihat tia keluar dari kamar mandi dengan berbalutkan handuk pendek yang tak mampu menutupi dengan sempurna belahan dada dan paha putih tia yang mantap.

Aku tahan-tahan imron aku karena aku kasihan tia yang belum makan. Tia menuju ke kamarnya sambil bernyanyi riang. Sesaat kemudian tia sudah keluar kamar dengan berpakaian ala kadarnya (cuma pakai jaket anyaman bolong2 doang wang wang wang tanpa apapun lagi). Sepintas putingnya meremang di balik jaket. Sedangkan pahanya hanya sekian sentimeter dibawah meki tertutup jaket. Anjrit..mana tahannn..

Tanpa basa-basi tia makan dengan lahap. Aku pandangin ia dari seberang meja makan dengan terpukau. Cewek cantik biar lagi makan tetep cantik.

Selesai makan, layaknya dua sedjoli kita berdampingan berjalan menuju ruang tv. Aku stel tv acara pilm action. Tia segera tiduran dengan kepalanya diatas pahaku. Kita bercengkrama hangat sambil menonton tv. Kadang aku kecup bibirnya, sesekali ia jilat leher aku yang bikin merinding disko.

Aku mainin putingnya yang mencuat dibalik anyaman jaket. Tia hanya tersenyum manja. Lama kita ber-romantis ria. Tanpa sadar jam udah menunjukkan jam 4 sore. Kaki aku udah berasa tebel kesemutan karena dipakai tia buat bantal. Aku jadi gemes ama tia. Kontol aku kembali mekar, kepala tia yang ada di pangkuan aku jadi tersundul oleh pergerakan kontol.

Tia kembali tersenyum, ia julurkan lidah dan memainkan lidah di sekeliling bibirnya dengan sensual dan menggoda. Langsung aku gendong tia menuju kamarnya. Aku telentangin tia, aku isep puting yang nyembul di jaket itu. Aku getarin lidah dengan cepat di ujung putingnya.

Tia menggelinjang dan mulai mendesah “ahhh mas nakal auwwwh”. Tangan tia segera mencari kontol aku, ia masukkan tangan di balik celana pendek aku, melewati cd dan ia remes kuat my kontol. Aku terlompat karenanya. Tia cekikian sambil membantu membuka celana aku include baju aku,jadinya aku telanjang bulet.

Tak mau kalah aku lepas jaket tia dan terpampanglah bidadari bugil yang superseksi. Aku telentangin lagi dan aku serang toket montoknya. Aku habisin tuh dada dengan lumatan aku. Tak lupa, tangan aku sambil menyusup ke rongga memeknya. Tia mendesah “auuhhggh mass..”. Aku percepat kocokan di memeknya. Semakin licin memeknya. Tia mendesah ga karuan “auwhhh awh awhahh”, aku sumpal aja mulut tia dengan bibirku.

Kitapun berpagutan berbelit lidah. Tia mendesah semakin hebat dan erotis sekali. Hingga pada suatu saat tia mengejang, semburan cairan kenikmatan tia melumuri jari aku. Aku mendelik tertahan, mata aku sampai mengeluarkan air mata, ternyata tia sedang reflex menggigit lidah aku saat orgasme itu. Aku jadi kesakitan luar biasa. Setelah tenang kembali tia baru sadar apa yang telah diperbuat ke lidahku.

Karena lumayan sakit, aku jadi emosi, langsung aja aku tarik pantat tia untuk dogi stail, dua tekanan sudah amblas kontol aku di memeknya. Aku goyang tia.

Tia mendesah lagi, bahkan sekarang lebih keras suaranya, “ahh awhhh mas enakh ah ahwh masss..” menyusul orgasme kedua tia datang. Aku masih bertahan. Stelah orgasme tia, aku berdiriin tia, aku tusuk memeknya dengan berdiri. Memang agak susah dalam posisi itu namun aku akalin dengan memperlebar posisi kaki tia. Aku tuntun tia bertumpu tangan di tembok, aku arahin kontol aku dari sisi belakang tia.

Setelah menemukan kemiringan yang pas, aku tusuk memeknya perlahan. Lambat laun amblas kontol aku ditelan surganya. Aku goyang dengan bergairah. Begitu sempit rasanya memek tia dalam posisi ini. Tia kembali meraung, “ahh mass penuhh bangetd rasanya memekku mass ahh ahtah ah ah”. Aku goyang kenceng dengan penuh semangat 45. Tia jadi kualahan dibuatnya, gemetar ia menahan rangsangan dasyat di memeknya.

Hingga tak kuasa ia menopang dengan kakinya. Seperti mau rubuh badan tia dengan kaki yang sudah lemas. Aku pertahanin berdirinya tia dengan bntuan tangan aku di pinggangnya. Tia merancau sambil kepalanya terlempar kekiri dan kanan. “masss..ampunn enakknya tia ga kuattt..ahhwwhh”. “aduhh mass mas tia mauh keluar lagi akhhah ah ahwt awwhh..”, tia kembali orgasme untuk kesekian kalinya,aku tarik kontol dari memek tia, semburan air seks tia menetes dilantai. Tia begitu lemas hingga jatuh bertumpu lututnya dilantai.

Sekian detik kemudian aku ga mau menunggu terlalu lama, langsung aku korek memek tia, aku dorong tia ke meja rias, aku kumpulin cairan tia di tangan aku dan aku olesin ke lubang anusnya yang merah, sejurus kemudian aku ludahin kontol aku dan aku tusuk anusnya dg kontol aku. Tia meraung kaget, “auuwhhh mas jangann..tia belum pernah maen disitu aduhhh”,aku tak peduli, tetap aku tekan kontol dengan perlahan.

Aku tarik dan dorong dengan lembut, akhirnya habis juga barang antik aku ditelan bibir duburnya. Untuk menghindari penolakan tia, dengan tangan kiri aku gosok klitorisnya dan lama-lama aku kocok memeknya dengan 3jari.

Tia akhirnya menikmati juga persetubuhan di dua lobang bawahnya itu. “ahh mas gila, ternyatah aghh enakk juga di anus dan memekkuh ahwh gila enakk mass..” tak bertahan lama tia kembali mengejang terdesak aliran orgasme yang bertubi datang akibat kocokan tangan aku dan rangsangan kontol di anusnya. “mass ahhhhh”

serr..ser..aku rasakan tangan aku dilumasi memek tia. Aku yang udah berasa sempit banget terjepit anus juga mulai mengejang dan tumpahlah sperma aku di anus tia, crot..crott..ah sedap betul..

Jam 5an kita udahin permainan dan lagi-lagi mandi hehe gerah be’eng bro.. Jam 6an kita berencana mau jalan n nonton di 21.
Jam 6 sore aku udah dandan cakep dan duduk manis di ruang tamu menunggu tia untuk segera pergi nonton di 21. Sesaat menunggu akhirnya tia cantikku muncul. Cantik dan menawan sekali dandanan tia.

Atasan sweater ketat dipadu dengan rok ala cheerleader diatas lutut mempertontonkan dua kaki jenjangnya yang putih mulus. Samar aku lihat ada tonjolan di balik sweaternya, aku terka dalam hati bahwa tak ada bra yang nongkrong disitu.

Aku jadi melamun ngeres dan perlahan membuat tongkat cintaku memanjang dan sesak. Belum rampung lamunanku, tiba-tiba tia nungging di depanku dan terpampang dua bongkah pantat bulat segar dengan dipisahkan satu tali g-string ditengahnya. Lobang-lobang yang ada pun ikut menganga akibat tali g-string yang membelahnya. Namun saat aku hendak menjamahnya, reflek tia menjauh dan berdiri.

“berangkat yuk mas..”. Aku jadi panas membara. Namun melihat jam yang terus berputar akhirnya aku iyakan ajakan tia sebelum terlambat nontonnya.

Demi menjaga kecurigaan tetangga aku berjalan duluan ke depan gang. Tia menyusul mengendarai sebuah mobil jimny keluaran 80an milik sang papa. Sepanjang perjalanan, aku berasa minder banget. Aku yang cowok tulen malah ga bisa nyetir mobil, sedangkan tia yang seorang cewek begitu mahirnya menahkodai mobil itu.

Sampai di 21 suasana sekitar udah ramai banget. Segera aku meluncur ke antrian loket untuk membeli tiket film action yang udah kita pilih. Ternyata, begitu antrian udah dekat ke loket diinfokan bahwa tiket habis. Lemaslah aku, bukan karena batal nonton, tapi karena batalnya aku mencari sensasi seks di bioskop hehe.

Tia seperti membaca kekecewaan aku. Kemudian tia memberi solusi untuk berjalan-jalan di mall tersebut saja sebagai pengganti kegiatan karena batal nonton. Sekian jam berjalan-jalan tak pernah aku liat tia mengajak ke toko baju layaknya cewek jika di mall. Tia lebih seneng maen games di ****zone.

“aku ga biasa belanja pakaian bareng cowok mas, lebih santai dan privasi kalau jalan sendiri”, kata tia. Selanjutnya kita makan di foodcourt mall tersebut. Jam sudah mendekati pukul 21.30 yang menandakan mall akan tutup setengah jam lagi. Beranjak kita menuju mobil.

Mobil tia terletak di parkiran halaman karena parkir indoor telah penuh. Posisi parkir halaman pun juga agak terpisah yang terhimpit pohon dengan toilet. Keadaan juga gelap. Saat masuk mobil aku liat paha tia yang mulus karena posisi kaki yang agak lebar saat melangkah menaiki jok mobil. Aku pikir mending aku garap aja nih cewek di dalem mobil agar dapet sensasi seks yang beda.

Begitu hendak men-starter kunci mobil langsung aku sambar bibirnya pakai bibir aku. Tia terhenyak kaget, sekian detik kemudian jari aku udah menjalar-jalar di paha tia dan terus menyeruak ke dalam roknya yang pendek.

Tanpa ada kesulitan yang berarti aku udah menemukan lubang lembabnya. Untuk memasukinya dengan jaripun tak begitu sukar karena g-string tia yang supermini tak mampu menutup sempurna daging rendangnya yang jenggotan.

Aku elus kelentitnya dan aku keluar masukin jari ke memeknya semakin lama semakin cepat. Tia menjadi blingsatan karenanya. Tangan kirinya berusaha menggapai-gapai kontol aku yang masih tertutup rapat. Desahan tia merebak membahana memenuhi seisi ruang mobil. “ahh mas ahh ah nakalnya mass inihh auwh mas..”. Aku biarin aja tia menggila.

Beberapa saat kemudian terasa rembesan air kental melingkupi jariku, air itu terus mengalir hingga menetes basahi jok mobil tia. “auhhhh massh..”. Tangan tia terus bergerak mencari resleting celana aku, begitu ketemu segera ia tarik dan menyusuplah tangan tia di sela cd aku.

Namun tiba-tiba bunyi pengeras suara memecahkan konsentrasi kami. “perhatian kepada para pelanggan parkir yang terhormat, jam buka mall telah berakhir, parkir segera akan ditutup 10 menit lagi!”. Demi mendengar suara itu, sontak kami menjadi kalang kabut berbenah pakaian dan langsung ngibrit memacu mobil keluar dari area parkir. Aduh kentang bookk..

Jam sebelas malam kami tiba di gapura gang, aku langsung turun dan berpura-pura lagi berjalan kaki menuju kosan. Sampai di kosan aku bergegas kekamar buat ganti kostum dan segera pula meluncur ke bawah menuju kamar tia. Tanpa mengetuk aku buka pintu kamar tia dan…tia lg ganti baju bro. Posisi tia sekarang telanjang dada topless dan cuma pakai g-string. Langsung aku seruduk aja tuh gadis manis.

Aku entot susunya dg rakus. Aku cupang bagian dadanya banyak banget hehe. Tia meronta keenakan. Dibaliknya badan aku dan ia lucuti kolor yang aku pakai. Ia terkam kontol aku dg buas. Paduan mengulum, menghisap, dan gelitik lidah tia bikin aku kelojotan.

Aku minta posisi 69, tia segera berputar 180 derajat dan meletakkan memek tepat di depan muka aku. Aku sikat aja memek tia tanpa ampun. Aku sedot, aku tusuk dg lidah dan aku gosok klit nya dg jari. Tia menjadi merancau “ah ahh mas ahh auh”, bahkan kenyotan di penis aku jadi terlupa.

Tia mendongak dan mendesis seperti ular. Melihat suasana sudah semakin genting, aku dudukin tia di paha aku, ia pun tahu maksud aku dan segera mengarahkan kontol aku ke memeknya. 4-5 tarik dorong akhirnya ditelan penuh barang aku oleh memek tia.

Berlahan tia bergerak, semakin lama makin cepat. Laksana penunggang kuda aku lihat aksi tia. Toket yang menggantung dan terlempar-lempar sang penunggang kuda aku remes-remes. Tangan tia bergerak ke atas dan memainkan rambutnya dg erotis. Desahan demi desahan mengalir dari mulutnya “auwh awhq sttstt..auhgh”.

Tak berapa lama tia pun mengejang, merintih dan ambruk di dada aku. Tak menunggu waktu, aku dudukin tia dan aku genjot lg dalam posisi tia duduk diatas paha aku. Lama tak berselang, aku berasa hampir crot. Aku lepasin kontol dari memek tia dan aku minta ia mengoral barang aku. Akhirnya aku ngecrop juga di mulut tia.

Awalnya ia hendak muntah, namun setelah aku bisikin bahwa sperma tuh banyak proteinnya, tia pun semangat menelannya sampai habis. Kejadian malam itu terus berulang hingga 3 kali. Paginya aku udah ngacir ke kamar atas karena takut ortu tia bakal datang.

Sempat aku kepikiran apakah tia bakalan hamil, tapi ternyata aku mujur bro. Tia aman-aman saja. Sampai cerita ini kutulis tia tetep deket ama aku. Kita jadian sejak aku lulus kuliah dan bekerja. 6bulan lagi kita akan menikah bro. Memang…TIA MANTAP. SELESAI

<center>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*